Tampilkan postingan dengan label Pendidik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidik. Tampilkan semua postingan

Jumat, 18 Januari 2019

Sabtu, 22 Desember 2018

Membudayakan Diskusi Kelompok

Diskusi kelompok adalah proses interaksi antar dua orang atau lebih yang saling memberikan pertanyaan, jawaban dan atau ide masing-masing.
Diskusi kelompok sangat bermanfaat untuk merangsang otak peserta didik dalam rangka mengeksplorasi potensi yang ada pada dirinya.
Diskusi kelompok merupakan ciri dari generasi maju dan cinta ilmu pengetahuan. Diskusi kelompok bisa dilakukan dimana saja, misal di kantin sambil makan jajanan, di dalam mobil pada saat bepergian, di sela-sela istirahat dan tentu di kelas.
Mulai lah diskusi dengan hal hal yang ringan dan sederhana, misalnya pada saat di kantin kita tanyakan kepada teman kita "mengapa kita dianjurkan tidak mengkonsumsi mie instan? ". Maka teman yang lain akan memberikan jawaban sesuai dengan pengalaman dan sudut pandang masing masing. Coba bayangkan jika ada lima orang dalam kelompok tersebut, maka akan ada lima buah pikiran atau jawaban tentang persoalan mengapa kita tidak dianjurkan mengkonsumsi mie instan.

Kisaran, 22-12-18

Jumat, 25 Mei 2018

Guru kencing berdiri, murid kencing berlari, benarkah?

Pertama sekali saya minta maaf, atas judul di atas bila mana dinilai kurang sopan, tapi begitulah pribahasanya, mau diapakan lagi? (kita salahkan saja yang membuatnya. Heheh).

Kesalahan besar seorang guru adalah melakukan dan menyampaikan hal-hal yang salah di depan siswa. Kenapa? Karena yang pertama dia melakukan hal yang salah, yang kedua ia melakukannya di depan siswanya yang otomatis akan ditiru oleh siswanya. Guru itu ibarat selebritis yang mau tidak mau pasti ditiru oleh muridnya, apa pun yang dilakukan dan diucapkan oleh guru maka kebanyakan siswa menganggap itu suatu kebenaran yang harus dicontoh. Hal ini dikarenakan guru mendapat perhatian nomor wahid di hati siswa, bahkan terkadang siswa lebih percaya kepada gurunya dibanding orang tuanya sendiri. Maka oleh karena itu guru hanya boleh mencontohkan perbuatan yang baik, karena guru itu memang tugasnya untuk membaikkan orang lain.

Rabu, 16 September 2015

Makalah Pendidikan : Aliran-aliran Pendidikan

Ada beberapa aliran dalam pendidikan, yang populer ada tiga aliran, tapi seiring berjalannya waktu dan berkembangnya ilmu pengetahuan maka aliran-aliran pendidikan itu menjadi banyak. 
aliran pendidikan dibagi atas dua aliran pokok yaitu aliran konvensional dan aliran baru.

1. Aliran Konvensional
yaitu aliran yang membahas faktor-faktor dasar yang mempengaruhi perkembangan dan pendidikan manusia. aliran konvensional ini terdiri atas : empirisme, nativisme, naturalisme dan konvergensi.

1.1 Empirisme.
inti dari aliran ini adalah menganggap faktor yang mempengaruhi perkembangan dan pendidikan manusia itu adalah lingkungan dan pengalamannya. anak dilahirkan bagaikan kertas putih dan suci, lingkunganlah yang membuat tulisan di kertas tersebut, apakah tulisannya bagus atau buruk. Maka perkembangan anak dipengaruhi seratus persen oleh lingkungan. aliran ini disebut juga dengan aliran 'tabularasa'

Rabu, 02 Mei 2012

Etika Seorang Muslim Di Tengah Masyarakat

Menjadi orang Islam yang beriman belumlah sempurna tanpa dibarengi dengan etika yang baik atau yang disering disebut dengan akhlak mulia. Alkhlak mulia merupakan penyempurnanya iman seorang muslim dan akhlah mulia ini dapat menggambarkan betapa kuat iman yang ia miliki.

Al-Qur'an sebagai sumber ajaran bagi ummat islam telah mengajarkan tentang etika dalam berbuat dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya dala surat al-Hujrat (49) : 1-13.

Ayat 1 dan 2 :
ÙŠَا Ø£َÙŠُّÙ‡َا الَّذِينَ آمَÙ†ُوا لا تُÙ‚َدِّÙ…ُوا بَÙŠْÙ†َ ÙŠَدَÙŠِ اللَّÙ‡ِ ÙˆَرَسُولِÙ‡ِ ÙˆَاتَّÙ‚ُوا اللَّÙ‡َ Ø¥ِÙ†َّ اللَّÙ‡َ سَÙ…ِيعٌ عَÙ„ِيمٌ

Kamis, 19 April 2012

Guru Harus Jadi Model

Salah satu misi guru adalah menciptakan generasi yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, mempunyai akhlakul karimah serta mempunyai keterampilan dan pengetahuan yang luas. Khusus hal bertaqwa dan berakhlakul karimah tidaklah cukup hanya dengan memberikan ceramah di kelas. melainkan lebih dari itu. guru diharap mampu menjadi contoh atau model dan panutan bagi siswa bagaiman menjadi manusia yang bertaqwa dan bagaimana menjadi siswa yang berakhlak mulia.

Senin, 19 Maret 2012

Tanya Jawab Seputar Beriman Kepada Malaikat

Rukun Iman yang kedua adalah Beriman Kepada Malaikat-malaikat Allah.
S : apakah makna Beriman kepada Malaikat
J : Makna beriman kepada malaikat adalah meyakini dengan seyakin-yakinnya bahwa malaikat itu memang ada dan merupakan ciptaan Allah SWT.

S : Siapakah Malaikat itu?
J : Pengertian malaikat adalah : makhluk Allah yang diciptakan dari cahaya, tidak laki-laki dan tidak perempuan, mereka selalu mengerjakan apa yang diperintahkan Allah dan tidak pernah melakukan maksiat kepada Allah.

S :Berapakah Malaikat yang wajib kita imani?
J : adapun jumlah malaikat yang wajib kita imani adalah 10, yaitu :
  1. Jibril tugasnya menyampaikan wahyu
  2. Mikail tugasnya menurunkan hujan dan mengantarkan rizki
  3. Isrofil tugasnya menuip sangkakala
  4. Izroil tugasnya mencabut nyawa
  5. Rokib tugasnya mencatat amal kebaikan
  6. Atid tugasnya mencatat amal kejahatan
  7. Munkar dan
  8. Nakir tugasnya menanya mayit di dalam kubur
  9. Malik tugasnya penjaga pintu Neraka
  10. Ridwan tugasnya penjaga pintu neraka.
Beriman kepada malaikat Allah sangatlah penting dalam menyempurnakan akidah kita sekali gus untuk mengontrol tingkah laku dan perbuatan kita. apabila kita meyakini bahwa malaikat itu mengawasi kita, maka kita akan hati-hati dalam berbuat, karena apa pun yang telah kita ucapkan dan lakukan akan dicatat oleh malaikat dan akan ditanya di dalam kubur.




Untuk memudahkan kita menghapal lihat dan ikuti video di bawah ini :


Jumat, 16 Maret 2012

Sepuluh Penyakit Guru

Kebetulan beberapa hari yang lalu saya membaca buku yang berjudul Jadi Pendidik Kreatif dan Insfiratif karangan Bapak Dion Eprijum Ginanto. Di dalam bukunya pak Dion menyebut ada sepuluh penyakit guru dan penangkal alias obatnya :

Adapun 10 penyakit penyakit itu adalah :

Sabtu, 10 Maret 2012

Defenisi Pendidikan Menurut Beberapa Tokoh

John Dewey : Tokoh Pendidikan
Para tokoh berbeda-beda dalam memberikan defenisi pendidikan itu, tapi secara implisit mempunyai kesamaan. berikut ini defenisi pendidikan menurut beberapa tokoh : 
Langeveld :
Pendidikan adalah setiap usaha, pengaruh, perlindungan dan bantuan yang diberikan kepada anak tertuju kepada pendewasaan anak itu, atau lebih tepat membantu anak agar cukup cakap melaksanakan tugas hidupnya sendiri. Pengaruh itu datangnya dari orang dewasa (atau yang diciptakan oleh orang dewasa seperti sekolah, buku, putaran hidup sehari-hari, dan sebagainya) dan ditujukan kepada orang yang belum dewasa. 

Jumat, 09 Maret 2012

Belajar Berbagi Sejak Dini

Rasa kepdulian dan berbagi bersama haruslah dilatih sejak usia dini. oleh karena itu ini merupakan tugas pendidik di rumah tangga (orang tua) dan di sekolah (guru).
Kepekaan hati menjadi tujuan akhir kenapa rasa berbagi ini harus dilatih. Banyak hal yang bisa dilakukan untuk mengajarkan kepada anak akan berbagi kepada sesama, antara lain :
seperti apabila pada jam makan guru bisa saja menyuruh anak untuk bertukar makanan, atau menyuruh anak memberi sebagian makanannya kepada kawannya yang tidak memiliki makanan seperti yang ia miliki.
Menganjurkan mengisi tanumg infak/sumbangan untuk dibagi kepada orang yang membutuhkan.
Melatih berbagi akan sangat berguna bagi perkembangan afektif anak didik. sehingga nantinya apabila ia sudah dewasa dia akan menjadi pribadi yang sosialis yang disayangi oleh orang sekitar.