Tampilkan postingan dengan label Guru Berkarakkter. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Guru Berkarakkter. Tampilkan semua postingan

Minggu, 22 Maret 2020

Guru Juga Manusia

Mengapa perlu saya menulis tema ini? karena, pada akhir-akhir ini banyak di kalangan masyarakat
terutama orang tua menganggap guru adalah makhluk yang menyerupai malaikat yang sempurna, bahkan ada yang menganggap guru seperti robot. guru seolah dianggap makhluk super penyabar yang tidak boleh marah, sakit hati dan lain sebagainya.

Keadaan ini pada dasarnya tidaklah salah, tapi akan menjadi bermasalah ketika diterapkan pada praktiknya. maka muncullah, anggapan sebagian pihak guru tidak boleh marah. ketika ada anak yang salah maka guru diminta bersabar. ketika ada murid yang melawan atau merendahkan gurunya, guru diminta tidak boleh emosi. tentu hal itu, sangat sulit dilakukan dan hampir tidak mungkin. karena guru adalah manusia biasa, memiliki perasaan dan emosi. 

ini harus disadari oleh semua stake holder pendidikan, guru juga membutuhkan penghormatan, penghargaan, rasa sayang, perhatian dan lain sebagainya. dan hal ini sering terlupakan oleh kita semua.

Medan, 21 Maret 2020
M23





Kamis, 15 November 2018

Hukuman yang mendidik bagi siswa terlambat

Terlambat adalah hal yang lumrah dan sudah menjadi sesuatu yang dihadapi oleh setiap sekolah. Berbagai upaya dilakukan oleh sekolah agar perilaku terlambat bisa diatasi.
Salah satu upaya yang sering dilakukan adalah dengan memberi hukuman kepada pelaku terlambat. Nah, memberi hukuman ini adalah sesuatu yang wajar. Akan tetapi sering terjadi pemberian hukuman yang tidak tepat sehingga menimbulkan permasalahan yang baru. Misal memberi hukuman dengan menyuruh siswa menghormat bendera, berlari mengelilingi lapangan, membersihkan kamar mandi dan sebagainya.
Sebagai penyelenggara pendidikan tingkat pendidikan menengah atas, penulis ingin berbagi pengalaman kepada para pembaca untuk mengatasi keterlambatan.

Jumat, 12 Oktober 2018

Jangan Batasi Kemampuan Murid

Tulisan saya kali ini bertujuan untuk berbagi informasi kepada rekan pendidik, bahwa perlu kita mengetahui dan memahami tentang potensi siswa.

Tidak desikit guru yang memberikan 'cap tidak mampu' kepada siswanya sebelum diberi kesempatan kepada siswa. sehingga yang terjadi, potensi yang ada pada diri siswa tidak tereksplor.

Suatu hari, saya mengajar di kelas X SMA, saya bagi ke dalam beberapa kelompok, kemudian saya berikan tugas yaitu : setiap kelompok menyimpulkan pelajaran yang telah dibahas ke dalam bentuk lirik lagu.

awalnya, saya pesimistis mereka akan mampu, karena bagi saya itu sulit. Tapi saya berikan dorongan dan motivasi, sehingga di akhir jam pelajaran, di luar dugaan, siswa saya mampu menuntaskan tugas itu dengan baik dan bahkan melebihi ekspektasi saya.

its the key : "Jangan Batasi Kemampuan Murid"

Jumat, 25 Mei 2018

Guru kencing berdiri, murid kencing berlari, benarkah?

Pertama sekali saya minta maaf, atas judul di atas bila mana dinilai kurang sopan, tapi begitulah pribahasanya, mau diapakan lagi? (kita salahkan saja yang membuatnya. Heheh).

Kesalahan besar seorang guru adalah melakukan dan menyampaikan hal-hal yang salah di depan siswa. Kenapa? Karena yang pertama dia melakukan hal yang salah, yang kedua ia melakukannya di depan siswanya yang otomatis akan ditiru oleh siswanya. Guru itu ibarat selebritis yang mau tidak mau pasti ditiru oleh muridnya, apa pun yang dilakukan dan diucapkan oleh guru maka kebanyakan siswa menganggap itu suatu kebenaran yang harus dicontoh. Hal ini dikarenakan guru mendapat perhatian nomor wahid di hati siswa, bahkan terkadang siswa lebih percaya kepada gurunya dibanding orang tuanya sendiri. Maka oleh karena itu guru hanya boleh mencontohkan perbuatan yang baik, karena guru itu memang tugasnya untuk membaikkan orang lain.

Selasa, 01 Desember 2015

Guru Sebagai Pembimbing



Salah satu fungsi guru adalah menjadi pembimbing bagi siswa-siswanya. Guru dituntut agar senantiasa memberika layanan bimbingan kepada siswa. Peranan sebagai pembimbing ini dibedakan menjadi dua, yaitu : pembimbing di dalam kelas dan pembimbing di luar kelas.
1.       Layanan Bimbimbingan di kelas
Agar setiap guru mampu memberikan layanan bimbingan ini dengan totalitas dan penuh tanggung jawab, hendaklah guru

Sabtu, 12 Oktober 2013

Pentingnya Diskusi-diskusi 'kecil' di kalangan Guru

'Penyakit latin' guru saat ini adalah cepat berpuas diri, merasa hebat, pintar dan sudah merasa sempurna,
sehingga  alergi terhadap pembaharuan ilmu dan pengetahuan. akibatnya ilmu yang ia dapat sejak tamat dari perkuliahan tidak berkembang terkesan begitu saja.

Tentu penyakit ini tidak bisa dibiarkan begitu saja, kita harus sadar zaman berubah, kemajuan teknologi setiap detik mengalami perubahan, hasil penelitian terus menjamur. maka apabila kita terdiam maka kita akan ketinggalan. celakanya mereka terkesan memaksakan dan seolah ngotot tentang apa yang mereka pelajari dahulu waktu di perkuliahan.

Selasa, 02 April 2013

Memupuk Prestasi Melalui Apresiasi

Prestasi bukanlah suatu hal yang datang tiba-tiba hanya dengan mengatakan 'bim salabim', akan tetapi
prestasi merupakan suatu hasil yang didapat setelah melalui proses panjang.
Proses mencapai prestasi inilah yang paling penting diperhatikan karena apabila prosesnya berjalan bagus maka hasilnya akan bagus juga. Ibarat tanaman prestasi harus dirawat dan dipupuk agar menuai hasil yang maksimal. Salah satu upaya memupuknya adalah dengan memberikan apresiasi kepada setiap prestasi yang telah didapat siswa/anak. Apresiasi diharapkan untuk memancing dan merangsang perkembangan dan prestasi-prestasi yang lain yang lebih besar lagi.

Rabu, 21 November 2012

Karakter Anak Soleh

Istilah anak soleh mungkin sudah tidak asing lagi bagi kita, mendapatkan anak soleh adalah cita-cita semua orang tua, dan inilah salah satu doa nabi Ibrahim kepada Allah agar dikaruniai anak yang soleh (Ismail dan Ishak). Anak soleh bukanlah berarti anak yang belum dewasa akan tetapi anak yang dimaksud adalah seluruh manusia karena pada hakikatya predikat anak merupakan sesuatu yang melekat pada diri seseorang sejak ia dilahirkan sampai ia menutup masa.

Orang arab menyebutnya dengan sebutan (waladun sholih) artinya anak yang baik, baik imannya, ibadahnya, perilakunya, dan sifatnya. Orang Indonesia merincikan anak soleh itu paling tidak harus memiliki empat karakter khusus, yaitu :

Rabu, 25 April 2012

Defenisi Filsafat Pendidikan Islam

Banyak sekali pakar memberikan defenisi tentang filsafat pendidikan islam. akan tetapi secara sederhana saya ingin memberikan defenisi tentang filsafat pendidikan islam itu.

yang pertama kita harus mengetahui apa itu Filsafat?

Filsafat adalah : sebuah ilmu yang mempelajari tetang hakikat sesuatu.
Pendidikan adalah sebuah sistem yang terdiri dari beberapa unsur yang mana bertujuan untuk mengantarkan peserta didik kepada kedewasaan.

sedangkan Islam adalah, sistem dan pedoman yang diturunkan oleh Allah SWT melalui nabi Muhammad SAW bagi manusia agar tidak tersesat di dunia dan di akhirat.

Senin, 23 April 2012

Guru Sebagai Pembimbing di Luar Kelas

Tugas guru sebagai pembimbing terhadap siswa-siswanya tidak terbatas dalam kegiatan belajar di kelas saja, tetapi juga dalam kegiatan bimbingan di luar kelas. Prof. Soetjipto dan Drs. Raflis Kosasi (2007:110) menyebutkan tugas-tugas guru dalam bimbingan di luar kelas meliputi :
  1. Memberikan pengajaran perbaikan (remedial teaching)
  2. Memberikan pengayaan dan pengembangan bakat siswa
  3. Melakukan kunjungan rumah (home visit)

Sabtu, 21 April 2012

Filsafat Kartini : Habis Gelap, Terbitlah Terang

Ada filsafat hidup R.A. Kartini yang paling populer, yaitu "habis gelap terbitlah terang".

Filsafat ini menyampaikan kepada kita bahwa dalam mencapai kebahagiaan haruslah dengan menghadapi kesusahan terlebih dahulu, oleh karena itu jangan pernah mengeluh dan menyerah tetaplah semangat karena kesusahan tidaka akan berlanjut selamanya akan ada kebahagiaan di ujung jalan.

Esensi Peringatan Hari Kartini Bagi Dunia Pendidikan

Paling tidak setiap tahunnya kita memperingati Hari Kartini tepatnya setiap tanggal 21 April. Tentu kita tidak menginginkan peringatan ini hanya sekedar seremonial dan basa basi belaka, karena R.A. Kartini tidak pernah menyuruh kita untuk meniru pakaiannya dan juga mencontoh cara bendandannya melainkan yang terlebih penting adalah bagaimana kita mampu mengambil pelajaran apa yang pernah dilakukan oleh R.A. kartini sekaligus menjadi pengaruh dalam kehidupan kita di masa sekarang ini.

Rabu, 18 April 2012

Pembelajaran Interaktif

Dalam era moderenisasi seperti sekarang ini di mana teknologi semakin canggih tidak bisa tidak, kita harus ikut di dalamnya. Dalam kaitannya dengan pembelajaran, moderenisasi 'memaksa' kita agar merubah pola pembelajaran yang selama ini diperaktikkan, salah satunya dari pembelajaran satu arah menjadi pembelajaran dua arah atau disebut dengan pembelajaran interaktif.

Selasa, 03 April 2012

Urgensi Filsafat Pendidikan Terhadap Guru

Filsafat pendidikan merukapan disiplin ilmu yang sangat peting bagi setiap pengembang dan pelaku pendidikan. Oleh karena itu Filsafat pendidikan menempati posisi salah satu dari sekian MKDK di Fakultas Tarbiyah/FKIP. Filsafat pendidikan mengkaji tentang hakikat pendidikan itu, mulai dari hakikat pendidik, anak didik, bahkan sampai ke tujuan itu sendiri.

Jumat, 16 Maret 2012

Sepuluh Penyakit Guru

Kebetulan beberapa hari yang lalu saya membaca buku yang berjudul Jadi Pendidik Kreatif dan Insfiratif karangan Bapak Dion Eprijum Ginanto. Di dalam bukunya pak Dion menyebut ada sepuluh penyakit guru dan penangkal alias obatnya :

Adapun 10 penyakit penyakit itu adalah :

Sabtu, 10 Maret 2012

Tugas-Tugas Guru


Ada tiga jenis ya ng menjadi tugas seorang guru dimana pun ia berada, yaitu :
1. Tugas dalam bidang profesi
2. Tugas dalam bidang kemanusiaan
3. Tugas dalam bidang kemasyarakatan.

Tugas dalam bidang profesi meliputi :
a. Tugas mendidik, yaitu meneruskan dan mengembangkan nilai-nilai hidup serta mengantarkan anak didik kepada kedewasaan, agar ia mampu mandiri dan bertanggung jawab atas dirinya sendiri.

Jumat, 09 Maret 2012

Menjadi Guru Yang Baik

Saya teringat akan perkataan pembuka dosen saya dulu waktu belajar mata kuliah Profesi Keguruan, "jadilah guru yang baik, bukan lebih baik jadi guru". perkataan itu memang sedikit membingungkan, tapi setelah dipikirkan saya dapat memahaminya.
Kadang orang menjadi guru merupakan 'pelarian' setelah tujuan utamanya tidak tercapai, sehingga ia berpikir barangkali menjadi guru lebih baik. akan tetapi pesan dosen saya tadi adalah jadilah guru yang baik.

Menjadi guru yang baik tidaklah cukup hanya kuliah empat tahun lalu mendapatkan ijazah dan akta IV,melainkan lebih dari itu. Dalam rangka menjadi seorang guru yang baik, perlu diketahui bahwa minimal ada tiga tugas seorang guru yang profesional.
1. Tugas Profesi, tugas profesi meliputi tugas mengajar, mendidik dan membimbing siswa
2. Tugas Administrasi
3. Tugas Kemasyarakatan, menjadi pencerah bagi masyarakat.


Senin, 05 Maret 2012

Perlunya Guru Senior

Guru merupakan tugas mulia dan tugas orang dewasa yang sebenarnya. betapa tidak karena misi guru adalah mengantarkan anak didik mencapai kedewasaan. Oleh karena itu kematangan dan kedewasaan guru sangatlah diperlukan.

Saat ini maraknya guru muda yang enerjik yang penuh dengan ide-ide segar serta kemampuan dalam mengolah teknologi sempat memberi harapan akan cerahnya dunia pendidikan kita. akan tetapi seiring waktu berjalan para guru muda belumlah seperti harapan

Minggu, 04 Maret 2012

Meningkatkan Kualitas Pembelajaran

Pembelajaran yang berkualitas adalah impian semua elemen pendidikan. Banyak hal yang mempengaruhi berkualitas dan tidaknya sebuah pembelajaran, antaranya yang paling populer adalah guru dan sarana belajar.
1. Guru
Guru sebagai sumber belajar tidak perlu diperdebatkan lagi akan pentingnya kualitas seorang guru, secara normatif salah satunya dapat dilihat dari pendidikan formal seorang guru, paling tidak sudah mencapai strata satu (S-1), selain itu guru juga diperlukan kemampuan berkomunikasi dan bekerja sama yang baik antar sesama guru dan kepada siswa, dan yang paling penting adalah guru harus memiliki kepribadian yang luhur yang menjadi contoh nyata bagi siswa-siswanya.

Kamis, 01 Maret 2012

Menjadi Guru Yang Berkarakter

Kemaren sore saya menonton acara televisi yang belakangan ini mulai saya sukai, HITAM PUTIH. sore itu Dedy mengundang seorang guru matematika yang khas, Pak Eko namanya. sangkin uniknya dia sempat disebut dengan 'guru gila', bayangkan dia dalam mengajarkan matematika dia membawa patung jailangkung ke kelas, setiap belajar matematika semua siswa dan pak Eko memakai topi karton layaknya ada yang ulang tahun. tapi akhirnya 'kegilaan'nya itu berhasil, orang-orang sekitarnya itu baik guru maupun siswa akhirnya mengakui keunikan mengajar pak Eko itu ternyata berbuah positif.